MARETONG: Soal dan Pembahasan UN UNBK Kimia SMA 2019

Thursday, August 01, 2019

Soal dan Pembahasan UN UNBK Kimia SMA 2019

Soal dan Pembahasan UN UNBK Kimia 2019 merupakan materi wajib untuk dipelajari untuk mendapatkan gambaran tentang UN UNBK Kimia SMA 2020. Walaupun soal UNBK kimia 2019 tidak akan sama dengan soal UNBK 2020, soal UNBK 2019 akan menjadi penambah wawasan dan pengetahuan. Perlu diketahui, bahwa soal dan pembahasan UNBK kimia 2019 tidaklah cukup untuk menghadapi UNBK 2020. Perlu juga mempelajari Soal dan Pembahasan UNBK Kimia 2018, 2017, 2016 dan seterusnya. Dibutuhkan latihan banyak soal supaya penguasaan ruang lingkup dan kemahiran semakin mantap.

Soal dan Pembahasan UNBK Kimia 2019

Nomor 1: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Perhatikan gambar dan beberapa pernyataan tentang model atom berikut !


(1) Tidak dapat menjelaskan spektra atom hidrogen.
(2) Tidak dapat menerangkan pengaruh medan magnet terhadap spektrum atom.
(3) Tidak dapat menjelaskan tingkat-tingkat energi atom hidrogen.
(4) Tidak dapat menerangkan struktur atom berelektron banyak.

Pasangan pernyataan yang benar tentang kelemahan model atom tersebut adalah . . . .
$A.\ (1)\ dan\ (2)$
$B.\ (1)\ dan\ (3)$
$C.\ (2)\ dan\ (3)$
$D.\ (2)\ dan\ (4)$
$E.\ (3)\ dan\ (4)$
Model atom di atas adalah model atom Bohr. Kelemahan model atom Bohr:
1. Tidak dapat menjelaskan efek Zeeman, yaitu pengaruh medan magnet terhadap spektrum atom.
2. Tidak dapat menjelaskan anomali efek Zeeman (AEZ) atau struktur halus.
3. Tidak dapat menjelaskan spektrum dari atam-atom berelektron banyak.
4. Melanggar prinsip ketidakpastian Heisenberg.
jawab: D.

Nomor 2: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Massa rata-rata satu atom P adalah $6,64\ \times\ 10^{-23}$ gram, sedangkan massa satu atom $C-12$ adalah $1,992\ \times\ 10^{-23}$ gram. Massa atom relatif $Ar$ untuk unsur P adalah . . . .
$A.\ \dfrac{\dfrac{1}{12}\ \times\ 1,992.10^{-23}} {6,64\ \times\ 10^{-23}}\ gram.mol^{-1}$
$B.\ \dfrac{1,992\ \times\ 10^{-23}}{\dfrac{1}{12}\ \times\ 1,992 \times\ 10^{-23}}\ gram.mol^{-1}$
$C.\ \dfrac{6,64\ \times\ 10^{-23}}{\dfrac{1}{12}\ \times\ 1,992 \times\ 10^{-23}}\ gram.mol^{-1}$
$D.\ \dfrac{\dfrac{1}{12}\ \times\ 6,64\ \times\ 10^{-23}}{1,992 \times\ 10^{-23}}\ gram.mol^{-1}$
$E.\ \dfrac{6,64\ \times\ 10^{-23}}{12\ \times\ 1,992 \times\ 10^{-23}}\ gram.mol^{-1}$
Massa atom relatif unsur P (Ar P) adalah perbandingan massa rata-rata 1 atom P terhadap $\dfrac{1}{12}$ massa 1 atom $C-12$. Secara matematis dirumuskan:
$Ar\ P = \dfrac{Massa\ rata-rata\ 1\ atom\ P}{\dfrac{1}{12}\ \times\ Massa\ 1\ atom\ C-12}$
Dengan demikian:
$Ar\ P = \dfrac{6,64\ \times\ 10^{-23}}{\dfrac{1}{12}\ \times\ 1,992 \times\ 10^{-23}}\ gram.mol^{-1}$
jawab: C.

Nomor 3: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Perhatikan hubungan notasi unsur, konfigurasi elektron, dan letaknya dalam tabel periodik unsur berikut !


Data yang berhubungan dengan tepat ditunjukkan oleh notasi unsur . . . .
$A.\ K$
$B.\ L$
$C.\ M$
$D.\ N$
$E.\ O$
$_{Z}^{A}\textrm{X}$
$Z$ → jumlah proton/elektron
$A - Z$ → jumlah neutron
$ns^2np^x$ → periode n golongan (x + 2)A.

$_{35}^{80}\textrm{K}:$
Proton = 35
Neutron = 80 - 35 = 45
Periode 3 dan golongan VII A.
$_{12}^{24}\textrm{L}:$
Proton = 12
Neutron = 12
Periode 3 dan golongan IV A
$_{30}^{65}\textrm{M}:$
Proton = 30
Neutron = 35
Periode 4 golongan I B
$_{18}^{40}\textrm{N}:$
Proton = 18
Neutron = 22
Periode 3 golongan VIII A
$_{16}^{32}\textrm{O}$
Proton = 16
Neutron = 16
Periode 3 dan golongan VI A
jawab: D.
Klik Cara Menentukan Golongan dan Periode Unsur untuk mempelajarinya.

Nomor 4: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Unsur $Y$ termasuk unsur transisi dan memiliki notasi $_{24}^{52}\textrm{Y}$. Konfigurasi elektron unsur $Y$ pada keadaan dasar adalah . . . .
$A.\ 1s^22s^22p^63s^23p^64s^23d^4$
$B.\ 1s^22s^22p^63s^23p^64s^13d^5$
$C.\ 1s^22s^22p^63s^23p^63d^6$
$D.\ 1s^22s^22p^63s^23p^64s^04p^4$
$E.\ 1s^22s^22p^63s^23p^64s^04d^5$
Konfigurasi elektron:
$1s^22s^22p^63s^23p^64s^23d^4$, tetapi karena orbital penuh atau setengah penuh lebih stabil, maka konfigurasi elektron menjadi $1s^22s^22p^63s^23p^64s^13d^5$
jawab: B.
Klik Konfigurasi Elektron untuk mempelajarinya.

Nomor 5: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Proses industri pembuatan amonia dapat dibuat dari reaksi antara gas nitrogen dan hidrogen, dengan persamaan reaksi:
$N_2(g) + H_2(g) → NH_3(g)\ \Delta H = -92\ kJ$
Reaksi berlangsung pada suhu dan tekanan tinggi dengan menggunakan katalisator serbuk $Fe$ dicampur dengan $Al_2O_3,\ MgO,\ CaO,\ dan K_2O.$ Perbandingan volume gas-gas yang bereaksi dan hasil reaksi pada P dan T yang sama ternyata $1 : 3\ dan\ 2$. Berdasarkan wacana tersebut, hukum kimia yang berlaku adalah . . . .
A. Hukum Dalton
B. Hukum Gay-Lussac
C. Hukum Avogadro
D. Hukum Lavoiser
E. Hukum Proust
A. Hukum Dalton → Hukum Kelipatan Perbandingan.
B. Hukum Gay-Lussac → Hukum Perbandingan Volume
C. Hukum Avogadro → Pada suhu dan tekanan yang sama, semua gas yang volumenya sama akan mengandung jumlah molekul yang sama.
D. Hukum Lavoiser → Hukum kekekalan Massa.
E. Hukum Proust → Hukum Perbandingan Tetap.
jawab: B.

Nomor 6: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Larutan asam nitrat pekat $(Mr = 63)$ tersedia di laboratorium dengan konsentrasi $16,43\ M$. Bila massa jenis larutan asam nitrat pekat yang tertera pada kemasannya adalah $1,643\ g/mL$, kadar $\%\ massa$ asam nitrat dalam larutan tersebut adalah . . . .
$A.\ 39,69\%$
$B.\ 53,86\%$
$C.\ 58,36\%$
$D.\ 63,00\%$
$E.\ 81,60\%$
$M = \dfrac{10\times P\times \rho}{Mr}$
Keterangan:
M = kemolaran (M)
P = persen fase larutan (%)
V = volume larutan (mL)
Mr = massa atom relatif $g\ mol^{-1}$
$\rho$ = massa jenis larutan $g\ mL^{-1}$

$16,43 = \dfrac{10\times P\times 1,643 . }{63}$
$P = 63,00\%$
jawab: D.

Nomor 7: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Amonium nitrat adalah suatu senyawa kimia yang memiliki rumus kimia $NH_4NO_3$. Senyawa ini utamanya digunakan dalam pertanian sebagai pupuk kaya nitrogen. Produksi industri amonium nitrat secara sederhana sebagai berikut:
$HNO_3(aq) + NH_3(g) → NH_4NO_3(s)$
Reaksi antara $12,6\ gram$ asam nitrat dan $2,24\ L$ gas amoniak pada STP menghasilkan massa padatan $NH_4NO_3$ sebesar . . . . (Ar N = 14, H = 1, O = 16)
$A.\ 0,4\ gram$
$B.\ 0,8\ gram$
$C.\ 4\ gram$
$D.\ 8\ gram$
$E.\ 16\ gram$
$HNO_3:$
$n = \dfrac{12,6}{63} = 0,2\ mol$
$NH_3:$
$n = \dfrac{2,24}{22,4} = 0,1\ mol$
Perbandingan mol dengan koefisien $NH_3$ lebih kecil dari pada perbandingan mol dengan koefisien $HNO_3$, sehingga $NH_3$ habis bereaksi dan $HNO_3$ bersisa. Dengan demikian $NH_4NO_3$ dapat dihitung berdasarkan $NH_3$.
$NH_4NO_3:$
$n(NH_4NO_3) = n(NH_3) = 0,1\ mol$
$mol = \dfrac{massa}{Mr}$
$0,1 = \dfrac{massa}{80}$
$massa = 8\ gram$
jawab: D.

Nomor 8: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Iodium biasanya digunakan dalam larutan beralkohol untuk sterilisasi kulit sebelum dan sesudah tindakan medis. Namun larutan ini tidak lagi direkomendasikan untuk mendisinfeksi luka ringan karena dapat mendorong pembentukan jaringan parut dan memperlama waktu penyembuhan. Saat ini terdapat iodine povidone, sebuah polimer larut air yang mengandung sekitar $10\%$ massa yodium aktif. Konsentrasi iodin tersebut dinyatakan dalam molaritas adalah . . . . (Massa jenis larutan $= 1\ g/mL,\ Ar\ I = 127$).
$A.\ 7,9 . 10^{-4}\ M$
$B.\ 8,7 . 10^{-4}\ M$
$C.\ 79 . 10^{-2}\ M$
$D.\ 87 . 10^{-2}\ M$
$E.\ 1 . 10^{2}\ M$
$M = \dfrac{10\times P\times \rho}{Mr}$
$M = \dfrac{10\times 10\times 1}{127}$
$M = 0,787\ M$
$M \approx 79 . 10^{-2}\ M$
jawab: C.

Nomor 9: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Perhatikan tabel berikut !


Pasangan data yang tepat antara meneral dan kandungan unsurnnya adalah . . . .
$A.\ (1)\ dan\ (2)$
$B.\ (1)\ dan\ (3)$
$C.\ (2)\ dan\ (3)$
$D.\ (3)\ dan\ (4)$
$E.\ (4)\ dan\ (5)$

jawab: B.

Nomor 10: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Bahan yang digunakan pada pengolahan besi selain bijih besi $(Fe_2O_3)$ adalah kokas $(C)$ dan batu kapur $CaCO_3$. Berikut beberapa pernyataan yang berkaitan dengan proses pembuatan logam besi.
(1) Reaksi berlangsung pada suhu $900^o\ C$
(2) Kokas berfungsi sebagai oksidator
(3) Batu kapur berfungsi sebagai fluks
(4) Proses berlangsung pada tanur tinggi

Pasangan pernyataan yang benar berkaitan dengan pengolahan besi tersebut adalah . . . .
$A.\ (1)\ dan\ (2)$
$B.\ (1)\ dan\ (3)$
$C.\ (2)\ dan\ (3)$
$D.\ (2)\ dan\ (4)$
$E.\ (3)\ dan\ (4)$
Proses ekstraksi dilakukan di dalam tungku yang disebut tanur tiup atau tanur tinggi. Proses berlangsung dari suhu $250^oC - 2000^oC$.
Bahan Baku:
1. Bijih besi
2. Batu kapur $(CaCO_3)$ yang digunakan sebagai fluks yang berfungsi sebagai pengikat pengotor.
3. Kokas $(C)$ yang berfungsi sebagai pereduksi
jawab: E.

Nomor 11: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Perhatikan pernyataan terkait kegunaan suatu senyawa berikut !
(1) Digunakan untuk pengembang roti.
(2) Digunakan untuk bahan baku pupuk.
(3) Digunakan untuk pengawet kayu.
(4) Digunakan sebagai bahan baku pembuatan TNT.
(5) Dipakai untuk pengempal daging.

Kegunakan senyawa asam nitrat yang tepat terdapat pada pasangan nomor . . . .
$A.\ (1)\ dan\ (2)$
$B.\ (1)\ dan\ (4)$
$C.\ (2)\ dan\ (3)$
$D.\ (2)\ dan\ (4)$
$E.\ (3)\ dan\ (5)$
Kegunaan asam nitrat adalah sebagai bahan baku pupuk (amonium nitrat) dan bahan baku pembuatan TNT (trinitrotoluena).
jawab: D.

Nomor 12: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Perhatikan dua notasi atom unsur berikut !
$_{6}^{12}\textrm{X}$ dan $_{1}^{1}\textrm{Y}$
Bila unsur $X$ dan $Y$ berikatan, struktur Lewis molekul senyawa yang terbentuk adalah . . . .

$_{6}\textrm{X} → 2,\ 4$
$_{1}\textrm{Y} → 1$
Atom pusat adalah atom $X$, untuk memenuhi aturan oktet dibutuhkan 4 atom $Y$.


jawab: A.
Klik Ikatan Kimia (Ion dan Kovalen) untuk mempelajarinya.

Nomor 13: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Perhatikan data tiga unsur dan geometri molekul berikut !
$_{7}^{14}\textrm{N},\ _{16}^{32}\textrm{S},\ dan\ _{9}^{19}\textrm{F}$


Berdasarkan data, tipe dan geometri molekul $SF_4\ dan\ NF_3$ berturut-turut ditunjukkan oleh nomor . . . .
$A.\ (2)\ dan\ (1)$
$B.\ (3)\ dan\ (2)$
$C.\ (3)\ dan\ (5)$
$D.\ (4)\ dan\ (1)$
$E.\ (5)\ dan\ (4)$
$_{7}\textrm{N} → 2,\ 5 ← Ev = 5$
$_{16}\textrm{S} → 2,\ 8,\ 6 ← Ev = 6$
$_{9}\textrm{F} → 2,\ 7 ← Ev = 7$

Untuk menentukan bentuk molekul, jumlahkan semua elektron valensi (Ev) kemudian bagi dengan 8 untuk mendapatkan jumlah PEI. Jika tidak habis di bagi 8, sisa pembagiannya bagi lagi dengan 2 untuk mendapatkan jumlah PEB. Khusus untuk atom H, anggap Ev = 7.
$SF_4 → Ev = 1\times 6 + 4\times 7 = 34$
$PEI = \dfrac{34}{8} = 4$ sisa pembagian $= 2$
$PEB = \dfrac 22 = 1$
Jika jumlah PEI = 4 dan PEB = 1, maka bentuk molekulnya adalah jungkat jungkit.

$NF_3 → Ev = 1\times 5 + 3\times 7 = 26$
$PEI = \dfrac{26}{8} = 3$ sisa pembagian $= 2$
$PEB = \dfrac22 = 1$
jumlah PEI = 3 dan PEB = 1, maka bentuk molekulnya adalah trigonal piramidal (piramida segitiga).
jawab: E.
Klik Cara Menentukan Bentuk Molekul untuk mempelajarinya.

Nomor 14: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Perhatikan konfigurasi elektron empat unsur berikut !

Grafik yang tepat untuk menggambarkan hubungan antara afinitas elektron dengan nomor atom keempat unsur tersebut adalah . . . .

P → periode 2 golongan 4A
Q → periode 2 golongan 5A
R → periode 2 golongan 6A
S → periode 2 golongan 7A
Afinitas elektron dari kiri ke kanan akan bertambah besar, tetapi khusus golongan 5A akan ada penurunan afinitas elektron karena unsur golongan 5A lebih stabil. Ingat konfigurasi elektron yang setengah penuh atau penuh lebih stabil.
jawab: D.
Klik Cara Menentukan Golongan dan Periode Unsur untuk mempelajarinya.

Nomor 15: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Diberikan beberapa persamaan termokimia.
$2C(s) + 3H_2 (g) + \dfrac12O_2 (g) → $ $C_2H_5OH (g)\ \Delta H = -278\ kJ$
$C(s) + O_2 (g) → CO_2 (g)\ \ \ \ \ \ \ \Delta H = -394\ kJ$
$H_2 (g) + \dfrac12O_2 (g) → H_2O (g) \ \ \Delta H = -286\ kJ$

Besarnya perubahan entalpi pembakaran standar $C_2H_5OH$ menurut reaksi:
$C_2H_5OH(l) + 3O_2(g) →$ $ 2CO_2(g) + 3H_2O(g)$ adalah . . . .
$A.\ -1368\ kJ$
$B.\ -958\ kJ$
$C.\ -402\ kJ$
$D.\ +1368\ kJ$
$E.\ +1922,20\ kJ$
$\Delta H = 2.\Delta H_f(CO_2) + 3.\Delta H_f(H_2O) - \Delta H_f(C_2H_5OH)$
$= 2.(-394) + 3.(-286) - (-278)$
$= -788 - 858 + 278$
$= - 1368\ kJ$
jawab: A.
Klik Soal dan Pembahasan Termokimia untuk mempelajarinya.

Nomor 16: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Diketahui data entalpi ikatan rata-rata:
$H - H = 436\ kJ/mol$
$H - Cl = 431\ kJ/mol$
$Cl - Cl = 242\ kJ/mol$

Besarnya perubahan entalpi pada penguraian $7,30\ gram\ HCl\ (Mr = 36,5)$ menurut reaksi:
$2HCl(g) → H_2(g) + Cl_2(g)$ adalah . . . .
$A.\ -84\ kJ$
$B.\ -18,4\ kJ$
$C.\ +18,4\ kJ$
$D.\ +36,8\ kJ$
$E.\ +184\ kJ$
$HCl = \dfrac{7,30}{36,5} = 0,2\ mol$
Entalpi pemutusan $2HCl:$
$\Delta H_1 = 2.431 = 862\ kJ/mol$
Entalpi pembentukan $H_2 + Cl_2:$
$\Delta H_2 = 436 + 242 = 678\ kJ/mol$
Entalpi reaksi (pemutusan - pembentukan):
$\Delta H = \Delta H_1 - \Delta H_2$
$= 862 - 678$
$= 184\ kJ/mol$
Karena $HCl$ yang diuraikan adalah $0,2\ mol$, maka:
$\Delta H = 0,2.184\ kJ = +36,8\ kJ$
jawab: D.

Nomor 17: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Pada penentuan laju reaksi $H_2(g) + O_2(g) → 2H_2O(l)$, diperoleh data percobaan sebagai berikut.

Orde reaksi total dari reaksi tersebut adalah . . . .
$A.\ 0$
$B.\ \dfrac12$
$C.\ 1$
$D.\ 2$
$E.\ 3$
$v = k[H_2]^x[O_2]^y$
Bandingkan (1) dengan (3)
$\dfrac{4}{16} = \dfrac{k.[0,1]^x.[0,2]^y}{k.[0,2]^x.[0,2]^y}$
$\dfrac14 = \left(\dfrac12\right)^x$
$\left(\dfrac12\right)^2 = \left(\dfrac12\right)^x$
$x = 2$
Bandingkan (1) dengan (2)
$\dfrac44 = \dfrac{k.[0,1]^x.[0,2]^y}{k.[0,1]^x.[0,4]^y}$
$1 = \left(\dfrac12\right)^y$
$\left(\dfrac12 \right)^0 = \left(\dfrac12\right)^y$
$y = 0$
Orde reaksi total $= x + y = 2 + 0 = 2$
jawab: D.

Nomor 18: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Gas amonia di dalam industri dibuat dari campuran gas nitrogen dan gas hidrogen melalui reaksi kesetimbangan yang bersifat eksotermik berikut.
$N_2(g) + 3H_2(g) \rightleftharpoons 2NH_3(g) $
Untuk memperoleh amonia yang maksimal, reaksi harus bergeser ke arah pembentukan amonia. Upaya yang tepat agar diperoleh amonia secara maksimal adalah . . . .
A. suhu dinaikkan setinggi mungkin
B. tekanan diturunkan
C. volume diperbesar
D. diberikan inhibitor
E. konsentrasi gas $N_2\ dan\ H_2$ diperbesar
$\bullet$ Jika suhu dinaikkan reaksi akan bergeser ke arah endoterm. Dalam hal ini reaksi ke kanan adalah reaksi eksoterm sehingga reaksi ke kiri adalah reaksi endoterm. Menaikkan suhu akan menggeser kesetimbangan ke arah kiri, akibatnya $NH_3$ akan semakin berkurang.
$\bullet$ Memperbesar tekanan atau memperkecil volume akan menggeser kesetimbangan ke arah koefisien yang jumlahnya lebih kecil dan sebaliknya.
$\bullet$ Jika konsentrasi reaktan (pereaksi) ditambah, maka kesetimbangan akan bergeser ke arah kanan (produk).
jawab: E.

Nomor 19: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Perhatikan pernyataan berikut !
(1) Zat cair dalam wadah tertutup akan menguap hingga habis.
(2) Proses pengembunan terjadi setelah proses penguapan selesai.
(3) Laju penguapan sama dengan laju pengembunan.
(4) Tidak ada perubahan jumlah air dan uap air yang dapat diamati.

Pasangan pernyataan yang benar tentang kesetimbangan fasa zat cair dalam wadah tertutup sesuai persamaan kimia $A(l) \rightleftharpoons A(g)$ adalah . . . .
$A.\ (1)\ dan\ (2)$
$B.\ (1)\ dan\ (4)$
$C.\ (2)\ dan\ (3)$
$D.\ (2)\ dan\ (4)$
$E.\ (3)\ dan\ (4)$
Kesetimbangan fasa cair $A(l) \rightleftharpoons A(g)$ dalam wadah tertutup:
1. Laju penguapan sama dengan laju pengembunan.
2. Tidak ada perubahan jumlah air dan uap air yang dapat diamati.
jawab: E.

Nomor 20: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Seorang siswa melakukan percobaan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi dengan mereaksikan $25\ cm^3$ larutan $HCl$ dan $2\ gram$ pualam $(CaCO_3)$ sebagai berikut.


Kondisi yang diharapkan adalah:
$\bullet$ variabel bebas: konsentrasi $HCl$
$\bullet$ variabel tetap: luas permukaan $CaCO_3$ dan suhu
$\bullet$ variabel terikat: waktu dan laju

Pasangan gambar yang menunjukkan kondisi tersebut adalah . . . .
$A.\ (1)\ dan\ (2)$
$B.\ (1)\ dan\ (3)$
$C.\ (2)\ dan\ (3)$
$D.\ (2)\ dan\ (4)$
$E.\ (3)\ dan\ (4)$
Karena konsentrasi $HCL$ merupakan variabel bebas, maka konsentrasi $HCl$ harus berbeda. Luas permukaan $CaCO_3$ dan suhu merupakan variabel tetap, maka bentuk $CaCO_3$ dan suhu harus tetap. Waktu dan laju merupakan variabel terikat, sehingga akan berubah sesuai dengan perubahan konsentrasi dari $HCl$. Pernyataan yang sesuai adalah (1) dan (3).
jawab: B.

Nomor 21: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Suatu larutan glukosa $(Mr = 180)$ dilarutkan dalam $100$ gram air dan mendidih pada suhu $100,65^oC$. Jika $K_b\ air = 0,52^oCkg/mol$, massa glukosa yang dilarutkan adalah . . . .
$A.\ 5,6\ gram$
$B.\ 11,2\ gram$
$C.\ 22,5\ gram$
$D.\ 45,0\ gram$
$E.\ 67,5\ gram$
$\Delta T_b = m.K_b$
$100,65 - 100 = \dfrac{g}{180}.\dfrac{1000}{100}.0,52$
$0,65 = \dfrac{5,2g}{180}$
$g = \dfrac{0,65.180}{5,2}$
$g = 22,5\ gram$
jawab: C.

Nomor 22: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Perhatikan percobaan pengukuran titik didih gula (glukosa) dan garam dapur $NaCl$ berikut !


Jika $Mr\ NaCl = 58,5$, $Mr\ glukosa = 180$ dan $T_b\ air = 100^oC$, tetapan kenaikan kenaikan titik didih molal air dalam larutan glukosa dan $NaCl$ adalah . . . .
$A.\ 0,52\ ^oC/molal$
$B.\ 0,54\ ^oC/molal$
$C.\ 0,55\ ^oC/molal$
$D.\ 0,56\ ^oC/molal$
$E.\ 0,57\ ^oC/molal$
Glukosa:
$\Delta T_b = m.K_b$
$100,3 - 100 = \dfrac{5}{180}.\dfrac{1000}{48}.K_b$
$0,3 = 0,58K_b$
$K_b = \dfrac{0,3}{0,58}$
$K_b = 0,517\ ^oC/molal$

$NaCl:$
$NaCl → Na^+ + Cl^{-}$
$n = 2,\ \alpha = 1$
$i = (1 + (n - 1)\alpha$
$i = (1 + (2 - 1).1) = 2$
$\Delta Tb = m.K_b.i$
$101,85 - 100 = \dfrac{5}{58,5}.\dfrac{1000}{48}.K_b.2$
$1,85 = 3,56.K_b$
$K_b = \dfrac{1,85}{3,56}$
$K_b = 0,519\ ^oC/molal$
Dari kedua data di atas $K_b = 0,52\ ^oC/molal$
jawab: A.

Nomor 23: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Perhatikan beberapa larutan garam dengan konsentrasi sama berikut:
(1) Kalsium karbonat
(2) Barium klorida
(3) Besi (III) klorida
(4) Aluminium sulfat
(5) Kalium Nitrat

Larutan garam yang mempunyai titik beku paling rendah adalah . . . .
$A.\ (1)$
$B.\ (2)$
$C.\ (3)$
$D.\ (4)$
$E.\ (5)$
$\Delta T_f = m.K_f.i$
Karena konsentrasinya sama, cukup periksa $n$.
Kalsium karbonat $CaCO_3:$
$CaCO_3 → Ca^{2+} + CO_3^{2-},\ n = 2$
Barium klorida $BaCl_2:$
$BaCl_2 → Ba^{2+} + 2Cl^-,\ n = 3$
Besi (III) klorida $(FeCl_3):$
$FeCl_3 = Fe^{3+} + 3Cl^-,\ n = 4$
Aluminium Sulfat $(Al_2(SO_4)_3):$
$Al_2(SO_4)_3 → 2Al^{3+} + 3(SO_4)^{2-},\ n = 5$
Kalium Nitrat $(KNO_3):$
$KNO_3 → K^+ + NO_3^-,\ n = 2$
Garam dengan penurunan titik beku paling tinggi adalah Aluminium sulfat. Dengan demikian, garam dengan titik beku paling rendah adalah aluminium sulfat.
jawab: D.

Nomor 24: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Bilangan oksidasi belerang dalam aluminium sulfat $Al_2(SO_4)_3$ dan ion $SO_3^{2-}$ berturut-turut adalah . . . .
$A.\ -4\ dan\ +4$
$B.\ -2\ dan\ +2$
$C.\ +2\ dan\ +3$
$D.\ +4\ dan\ +2$
$E.\ +6\ dan\ +4$
Bilangan oksidasi dari senyawa netral adalah nol.
$Al_2(SO_4)_3:$
$2.3 + 3S + 12.(-2) = 0$
$6 + 3S - 24 = 0$
$3S = 18$
$S = +6$
Bilangan oksidasi dari senyawa ion adalah muatan dari ion tersebut.
$SO_3^{2-}:$
$S + 3(-2) = -2$
$S - 6 = -2$
$S = +4$
jawab: E.

Nomor 25: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Baterai nikel-kadmium (nikad) merupakan baterai isi ulang pertama dan yang paling murah sehingga banyak digunakan pada mainan anak-anak dan berbagai gawai. Reaksi yang terjadi pada saat baterai digunakan:
$Cd(s) + NiO_2(aq) + 2H_2O_l \rightleftharpoons Cd(OH)_2(s) + Ni(OH)_2(s)$
Spesi kimia yang bertindak sebagai reduktor pada saat baterai digunakan adalah . . . .
A. $Cd$, karena mengalami kenaikan bilangan oksidasi.
B. $NiO_2$, karena mengalami kenaikan bilangan oksidasi.
C. $H_2O$, karena mengalami kenaikan bilangan oksidasi.
D. $Cd$, karena mengalami penurunan bilangan oksidasi.
E. $NiO_2$, karena mengalami penurunan bilangan oksidasi.
$Cd(s) → Cd(OH)_2$
Bilangan oksidasi Cd meningkat dari 0 menjadi +2, dengan demikian Cd mengalami oksidasi dan Cd adalah reduktor. Ingat, spesi yang mengalami oksidasi adalah reduktor dan spesi yang mengalami reduksi adalah oksidator.
$NiO_2 → Ni(OH)_2$
Bilangan oksidasi Ni menurun dari +4 menjadi +2, dengan demikian Ni mengalami reduksi dan Ni adalah oksidator.
jawab: A.

Nomor 26: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Sebuah cincin disepuh dengan nikel dalam larutan $NiSO_4$, menggunakan arus listrik 5 ampere selama 1930 detik. Jika $Ar\ Ni = 59$, massa nikel yang mengendap pada cincin tersebut adalah . . . .
$A.\ \dfrac{59\times 2\times 1930}{5\times 96500}\ gram$
$B.\ \dfrac{59\times 5\times 1930}{2\times 96500}\ gram$
$C.\ \dfrac{2\times 5\times 1930}{59\times 96500}\ gram$
$D.\ \dfrac{59\times 5\times 1930}{96500}\ gram$
$E.\ \dfrac{2\times 1930}{59\times 5\times 96500}$
$NiSO_4 → Ni^{2+} + SO_4^{2-}$
$pbo\ Ni = 2$
$w = \dfrac{e\times i\times t}{96500}$
$w = \dfrac{\dfrac{Ar}{pbo}\times i\times t}{96500}$
$w = \dfrac{\dfrac{59}{2}\times 5\times 1930}{96500}$
$w = \dfrac{59\times 5\times 1930}{2\times 96500}\ gram$
jawab: B.

Nomor 27: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Penentuan konsentrasi suatu asam kuat dapat dilakukan dengan titrasi menggunakan basa kuat. Misalnya $50\ mL$ larutan $HCl\ 0,1\ M$ dititrasi dengan larutan $NaOH\ 0,1\ M$ menggunakan indikator fenolftalein (PP). Titrasi dihentikan ketika larutan berubah warna menjadi merah muda secara tiba-tiba.

Alasan yang paling tepat terkait dengan terjadinya perubahan warna pada saat titrasi adalah . . . .
A. volume HCl sama dengan volume NaOH
B. NaOH bersifat basa kuat sehingga larutan HCl menjadi merah
C. larutan indikator pp akan memberikan warna merah pada larutan asam
D. pada saat volume NaOH berlebih maka larutan menjadi merah
E. mol HCl = mol NaOH dan pH larutan > 8,5
Titrasi asam kuat HCl dengan NaOH sebagai indikator menggunakan pp dengan trayek pH $8,0 - 9,6$ dan trayek warna dari tidak berwarna pada kondisi asam dan netral hingga berwarna merah ungu pada kondisi basa. Persamaan reaksi:
$HCl + NaOH → NaCl + H_2O$
Pada saat mol HCL lebih besar dari mol NaCl, larutan belum berwarna karena kondisi masih asam dengan pH < 7. Setelah mol HCl sama dengan mol NaOH larutan menjadi bersifat netral dan masih belum berwarna karena pH = 7. Pada saat NaOH berlebih sedikit, larutan menjadi bersifat basa secara tiba-tiba dengan pH sekitar 10 yang disertai dengan perubahan warna secara tiba-tiba menjadi warna merah muda.
jawab: D.

Nomor 28: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Seorang siswa melakukan percobaan titrasi asam-basa seperti gambar berikut.


Berdasarkan gambar kegiatan siswa tersebut, teknik yang tepat untuk menuangkan larutan ke dalam biuret dan melakukan titrasi terdapat pada pasangan gambar nomor . . . .
$A.\ (1)\ dan\ (4)$
$B.\ (1)\ dan\ (5)$
$C.\ (2)\ dan\ (5)$
$D.\ (3)\ dan\ (4)$
$E.\ (3)\ dan\ (5)$
Pilihan yang tepat adalah (2) dan (4)
jawab: ---

Nomor 29: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Tetapan kesetimbangan asam $(K_a)$ dari $C_6H_5COOH = 6\times 10^{-5}$. Nilai $pH$ yang dihasilkan jika $100\ mL$ larutan $C_6H_5COOH\ 0,1\ M$ dicampurkan dengan $50\ mL$ larutan $C_6H_5COOK\ 0,1\ M$ adalah . . . .
$A.\ 4 - log\ 3$
$B.\ 4 - log\ 1,2$
$C.\ 5 - log\ 3$
$D.\ 5 - log\ 1,2$
$E.\ 6 - log\ 1,2$
$C_6H_5COOH = 100.0,1 = 10\ mmol$
$C_6H_5COOK = 50.0,1 = 5\ mmol$
Campuran antara asam lemah dengan garamnya atau asam lemah dengan basa konjugasinya merupakan larutan penyangga.
$[H]^+ = K_a\dfrac{mol\ asam}{mol\ garam}$
$[H]^+ = 6\times 10^{-5}.\dfrac{10}{5}$
$[H]^+ = 1,2 . 10^{-4}$
$pH = 4 - log\ 1,2$
jawab: B.

Nomor 30: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Perhatikan tabel larutan garam, persamaan hidrolisis, dan perkiraan harga pH berikut !


Data yang berhubungan dengan tepat ditunjukkan oleh pasangan nomor . . . .
$A.\ (1)\ dan\ (3)$
$B.\ (2)\ dan\ (3)$
$C.\ (2)\ dan\ (4)$
$D.\ (3)\ dan\ (4)$
$E.\ (4)\ dan\ (5)$
$(1)$ Magnesium fluorida adalah garam yang berasal dari basa lemah $Mg(OH)_2$ dan asam lemah $HF$. $Mg^{2+}$ dan $F^-$ terhidrolisis dalam air dan harga $pH$ tergantung dari nilai $K_a$ dan $K_b$. Jika $K_a > K_b$ garam bersifat asam, jika $K_a < K_b$ garam bersifat basa, dan jika $K_a = K_b$ garam bersifat netral.
$(2)$ Aluminium klorida merupakan garam dari basa lemah $Al(OH)_3$ dan asam kuat $HCl$. $Al^{3+}$ terhidrolisis dalam air dan garam bersifat asam (pH < 7). Reaksi hidrolisis: $Al^{3+} + H_2O \rightleftharpoons Al(OH)_3 + 3H^+$.
$(3)$ Kalium karbonat merupakan garam dari asam lemah $H_2CO_3$ dan basa kuat $KOH$. $CO_3^{2-}$ terhidrolisis dalam air dan garam bersifat basa (pH > 7). Reaksi hidrolisis: $CO_3^{2-} + 2H_2O \rightleftharpoons H_2CO_3 + 2OH^-$
$(4)$ Amonium sulfat merupakan garam dari basa lemah $NH_4OH$ dan asam kuat $H_2SO_4$. $NH_4^+$ terhidrolisis dalam air dan garam bersifat asam (pH < 7). Reaksi hidrolisis: $NH_4^+ + H_2O \rightleftharpoons NH_4OH + H^+$.
$(5)$ Amonium asetat merupakan garam dari asam lemah $CH_3COOH$ dan basa lemah $NH_4OH$. Nilai pH bergantung pada nilai $K_a\ dan\ K_b$.
jawab: B.

Nomor 31: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Seorang petani kebingungan karena lahannya sudah kurang produktif lagi dibandingkan sebelumnya setelah terdampak hujan asam letusan gunung berapi. Padahal secara rutin ia telah menambahkan pupuk nitrogen dan amonia dengan maksud menyuburkan lahannya. Setelah pH tanah diperiksa, ternyata diperoleh pH sebesar 2. Menurut pandangan ahli, penggunaan pupuk nitrogen berlebihan, justru menyebabkan pH tanah menjadi asam disebabkan bakteri dalam tanah mengoksidasi ion $NH_4^+$ menjadi nitrat, $NO_3^-$.
Dari beberapa zat berikut:
$(1)\ K_2HPO_4$
$(2)\ NH_4NO_3$
$(3)\ CaCO_3\ (kapur)$
$(4)\ CO(NH_2)_2$

Zat yang ditambahkan oleh petani agar tanahnya produktif kembali adalah . . . .
$A.\ (1)\ dan\ (2)$
$B.\ (1)\ dan\ (3)$
$C.\ (2)\ dan\ (3)$
$D.\ (2)\ dan\ (4)$
$E.\ (3)\ dan\ (4)$
Karena lahannya bersifat asam maka harus ditambahkan zat yang bersifat basa dan menghindari penambahan nitrogen, maka perlu dinetralkan dengan $K_2HPO_4$ dan kalsium karbonat $(CaCO_3)$.
jawab: B.

Nomor 32: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Seorang siswa mencoba membuat larutan penyangga dengan $pH = 5$ dari zat-zat yang tersedia yaitu larutan $CH_3COOH\ 1\ M\ (K_a\ CH_3COOH = 1\times 10^{-5})$ dan kristal $NaCH_3COO\ (Mr = 82)$. Langkah-langkah yang dilakukan adalah :
$(1)$ Menimbang 8,2 gram $NaCH_3COO$ kemudian menambahkannya dengan 100 mL air. Selanjutnya diaduk.
$(2)$ Mengukur 200 mL larutan $CH_3COOH$ kemudian memasukkannya ke dalam gelas kimia yang berisi larutan $NaCH_3COO$.
$(3)$ Mengaduknya hingga campuran larutan menjadi homogen.

Setelah dilakukan pengukuran, pH larutan penyangga yang dihasilkan lebih kecil dari 5. Tahapan yang menyimpang dalam pembuatan penyangga tersebut sehingga tidak mendapatkan pH penyangga sesuai dengan keinginan adalah . . . .
$A.$ pada tahap 1, bukan ditambahkan dengan 100 mL melainkan ditambahkan air hingga volume larutan menjadi 100 mL.
$B.$ kristal $NaCH_3COO$ seharusnya dilarutkan terlebih dahulu
$C.$ volume $CH_3COOH$ yang ditambahkan terlalu banyak
$D.$ zat yang ditambahkan pada prosedur 2 seharusnya bukan $CH_3COOH$ melainkan $CH_3COONa$
$E.$ garam $NaCH_3COO$ dilarutkan dalam air melainkan langsung dilarutkan dalam CH_3COOH
Karena $NaCH_3COO$ sudah diketahui molnya yaitu: $n(NaCH_3COO) = \dfrac{8,2}{82} = 0,1\ mol$, kita bisa mencari volume $CH_3COOH\ 1\ M$ yang dibutuhkan untuk membentuk larutan penyangga dengan $pH = 5$.
$[H]^+ = K_a.\dfrac{mol\ asam}{mol\ garam}$
$pH = 5 → [H]^+ = 10^{-5}$
$10^{-5} = 10^{-5}.\dfrac{mol\ asam}{0,1}$
$mol\ asam = 0,1$
$mol\ asam = [asam].(volume\ asam)$
$0,1 = 1.(volume\ asam)$
$volume\ asam = 0,1\ liter = 100\ mL$
Terlihat bahwa volume asam yang digunakan terlalu banyak yaitu 200 mL.
jawab: C.

Nomor 33: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Berikut adalah gambar dua buah larutan basa yang memberikan warna sama dengan indikator fenolftalein.


Pernyataan yang benar terkait dengan kedua larutan basa tersebut adalah . . . .
A. harga pH kedua larutan adalah 11
B. dengan indikator fenolftalein larutan tidak berwarna
C. konsentrasi $NH_4OH$ sama dengan konsentrasi $NaOH$
D. dibutuhkan konsentrasi asam yang tidak sama untuk menetralkan kedua basa
E. konsentrasi ion $OH^-$ dari $NH_OH$ > konsentrasi ion $OH^-$ dari $NaOH$
$NH_4OH$ adalah basa lemah:
$[OH^-] = \sqrt{K_b\times M_b}$
$[OH^-] = \sqrt{10^{-5}.0,1}$
$[OH^-] = 10^{-3}$
$pOH = 3$
$pH = 14 - pOH$
$pH = 14 - 3 = 11$
$NaOH$ adalah basa kuat:
$NaOH → Na^+ + OH^-$
$[OH^-] = [NaOH] = 10^{-3}$
$pOH = 3$
$pH = 11$
Terlihat harga pH kedua larutan adalah 11, dengan demikian larutan akan berwarna sama yaitu merah muda. Dari soal sudah jelas bahwa konsentrasi kedua larutan berbeda. Karena jumlah ion $OH^-$ kedua larutan sama, maka pH kedua larutan juga sama, maka dibutuhkan konsentrasi asam yang sama untuk menetralkan kedua larutan.
jawab: A.

Nomor 34: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Mesin kendaraan bermotor dapat bekerja karena adanya energi hasil pembakaran bensin dengan gas oksigen. Bensin mengandung campuran hidrokarbon rantai lurus (n-heptana) maupun rantai bercabang (isooktana). Berikut ini disajikan data beberapa bahan bakar dengan kandungan hidrokarbon bercabang.


Bahan bakar yang memiliki mutu terbaik adalah . . . .
A. Pertamax turbo
B. Pertamax plus
C. Pertamax
D. Pertalite
E. Premium
Semakin tinggi kadar isooktan, maka kualitas bensin semakin bagus.
jawab: A.

Nomor 35: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Berikut ini hasil uji karbohidrat:
(1) Menghasilkan endapan ungu dengan pereaksi Molisch
(2) Menghasilkan warna biru jika ditambahkan larutan Iodin
(3) Ditambah pereaksi Fehling tidak menghasilkan endapan merah bata

Berdasarkan hasil uji, golongan karbohidrat tersebut adalah . . . .
A. glukosa
B. fruktosa
C. sukrosa
D. amilum
E. selulosa
Uji Molisch adalah uji senyawa karbohidrat. Jika sampel mengandung karbohidrat, maka dengan uji Molisch sampel akan berwarna merah keunguan. Uji Iodin adalah uji senyawa polisakarida. Jika amilum ditetesi larutan iodin, akan terbentuk warna biru. Karbohidrat yang merupakan polisakarida tidak akan berwarna jika ditetesi pereksi Fehling atau Tollens.
jawab: D.

Nomor 36: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Perhatikan tabel berikut !


Data yang berhubungan dengan tepat ditunjukkan oleh nomor . . . .
$A.\ (1)$
$B.\ (2)$
$C.\ (3)$
$D.\ (4)$
$E.\ (5)$
(1) → alkohol (etanol).
(2) → dietil eter atau etoksi etana. Eter merupakan senyawa yang mudah terbakar dan merupakan senyawa non polar sehingga tidak larut dalam air. Eter sering digunakan sebagai pelarut non polar. Dietil eter atau etoksi etana bisa digunakan sebagai zat anestetik (pemati rasa atau obat bius).
(3) → propanal
(4) → asam asetat yang merupakan asam karboksilat. Asam karboksilat merupakan senyawa polar. Asam asetat biasa digunakan sebagai penyedap dan pengawet makanan.
(5) → metil etanoat yang merupakan senyawa ester.
jawab: B.

Nomor 37: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Perhatikan nama-nama senyawa karbon berikut !
(1) 2-metil-2-butanol
(2) 2-pentanon
(3) asam pentanoat
(4) metil butanoat

Pasangan senyawa yang berisomer fungsi adalah . . . .
$A.\ (1)\ dan\ (2)$
$B.\ (1)\ dan\ (3)$
$C.\ (2)\ dan\ (3)$
$D.\ (2)\ dan\ (4)$
$E.\ (3)\ dan\ (4)$
Isomer fungsi adalah dua senyawa dengan rumus molekul yang sama tetapi memiliki gugus fungsi yang berbeda. Alkohol berisomer fungsi dengan eter, alkanal dengan alkanon, dan asam karboksilat dengan ester. Pasangan senyawa yang berisomer fungsi pada soal adalah asam pentanoat (asam karboksilat) dengan matil butanoat (ester).
jawab: E.

Nomor 38: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Perhatikan reaksi pembentukan asam karboksilat berikut.


Berdasarkan reaksi tersebut, sifat khas senyawa karbon adalah . . . .
A. atom C dapat berikatan secara tertutup
B. kedudukan atom C sebagai atom C tersier
C. atom C hanya dapat membentuk ikatan dengan atom C saja
D. atom C mempunyai 3 ikatan kovalen
E. atom C berikatan tunggal atau berikatan rangkap dengan atom lainnya.
Atom C dapat berikatan tunggal atau rangkap dengan atom lainnya.
jawab: E.

Nomor 39: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Perhatikan rumus struktur dari salah satu isomer $C_7H_{16}$ berikut !


Jumlah atom C-primer dan C-tersier yang terdapat pada senyawa tersebut berturut-turut adalah . . . .
$A.\ 4\ dan\ 1$
$B.\ 4\ dan\ 2$
$C.\ 4\ dan\ 0$
$D.\ 5\ dan\ 0$
$E.\ 5\ dan\ 1$
Atom C primer adalah atom C yang terikat dengan satu atom C lainnya, sedangkan atom C tersier adalah atom C yang terikat dengan tiga atom C yang lain.


Jumlah atom C primer adalah 5 dan jumlah atom C tersier adalah 1.
jawab: E.

Nomor 40: Soal UNBK Kimia SMA 2019
Diketahui dua buah senyawa karbon dengan rumus struktur sebagai berikut.


(1) Senyawa X ditambah dengan pereaksi Tollens akan menghasilkan endapan cermin perak.
(2) Senyawa Y ditambah dengan pereaksi Fehling akan menghasilkan endapan merah bata.
(3) Senyawa X ditambah oksidator kuat akan dihasilkan asam karboksilat.
(4) Senyawa Y ditambah suatu reduktor maka akan dihasilkan alkohol primer.

Pasangan pernyataan yang benar mengenai sifat kimia kedua senyawa tersebut terdapat pada nomor:
$A.\ (1)\ dan\ (2)$
$B.\ (1)\ dan\ (3)$
$C.\ (2)\ dan\ (3)$
$D.\ (2)\ dan\ (4)$
$E.\ (3)\ dan\ (4)$
Senyawa X adalah aldehid. Aldehid dengan pereaksi Fehling akan membentuk endapan merah bata dan dengan pereaksi Tollens akan menghasilkan endapan cermin perak. Oksidasi aldehid akan menghasilkan asam karboksilat.
Senyawa Y adalah keton. Keton tidak bereaksi dengan pereaksi Fehling maupun pereaksi Tollens. Keton tidak dapat dioksidasi dan adisi keton dengan hidrogen akan menghasilkan alkohol sekunder.
jawab: B.

Demikianlah soal dan pembahasan UN UNBK Kimia 2019, semoga bermanfaat.

Disusun Oleh:
Joslin Sibarani
Alumni Teknik Sipil ITB

SHARE THIS POST

www.maretong.com

BACA JUGA:
Cara Menentukan Bilangan Kuantum



2 comments:

  1. Terima kasih, sangat membantu apalagi pembahasannya bisa ditutup, jd pas lg latihan mengerjakan tdk lgsg melihat ke pembahasan

    ReplyDelete

Jika ada saran dan kritik yang sifatnya membangun atau ada koreksi silahkan tuliskan di kolom komentar.